Daihatsu Motor Co berencana menarik kembali sekitar 1,92 juta mobil di Jepang karena kesalahan

produksi yang dapat menyebabkan kesalahan dalam sistem pengereman. Pembuat kendaraan mini kompak itu melaporkan, pada

Kamis (11/4/2019), total terdapat 416 kasus rusak ke Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata, demikian

media lokal yang dikutip dari Xinhua, Jumat (12/4/2019).

Menurut perusahaan tersebut, ada dua jenis kesalahan yang memengaruhi rem. Daihatsu menyebut bahwa panel cowl tidak kedap air

dengan benar, yang mungkin akan menyebabkan karat atau perforasi penguat rem, sehingga menyebabkan jarak pengereman yang

lebih lama. Perusahaan itu juga mengatakan penyangga (strut set) yang diatur mengalami pengolesan yang tidak benar, yang dapat

menyebabkan kegagalan fungsi pada rem.

Daihatsu akan menarik kembali 1.916.973 kendaraan dari 22 model, termasuk kendaraan mini Move dan Tanto yang diproduksi pada

Desember 2010 hingga September 2018. Penarikan ini juga termasuk mobil mini Stella dan Pixis Mega dan masing-masing dijual oleh

Subaru Corp dan Toyota Motor Corp. Menurut Daihatsu Motor Co sejauh ini tidak ada kecelakaan yang terjadi karena kemungkinan

penyebab kesalahan pada rem.

Sumber : ayobandung