Pemerintah berencana merevisi atau merelaksasi tarif pajak kendaraan. Pengenaan pajak bukan lagi berdasarkan besarnya CC

kendaraan, tapi tinggi rendahnya emisi kendaraan. Mobil LCGC atau low cost green car yang biasanya tidak kena PPnBM, akan kena

pajak 3 persen.

Menanggapi hal itu, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra mengatakan, pada dasarnya insentif pajak

diberikan untuk konsumen. Sepanjang pajak sama untuk semua merek yang main di LCGC, maka kompetisi akan sama.

“Impact pada pasar mobil LCGC, hanya terjadi jika daya beli komsumen tidak memadai, maka pasar LCGC akan turun,” ujarnya

kepada Tempo pada Kamis, 14 Maret 2019.

Amel juga menuturkan bahwa kebijakan pajak ini tidak akan berpengaruh soal harga. “Harga LCGC dan city car beda lumayan besar,

jadi tidak akan bersinggungan antara Daihatsu Ayla dengan Daihatsu Sirion,” katanya.

Sumber : otomotif.tempo