Mengemudikan kendaraan yang efisien bahan bakar tentu jadi dambaan banyak orang.

Selain menghemat kantong juga membuat kendaraan juga lebih awet karena mesin tidak perlu bekerja ekstra keras.

Selain ditopang faktor performa kendaraan yang baik seperti kapasitas mesin, transmisi, bobot kendaraan, banyaknya penumpang dan tekanan ban, serta kondisi aktual trafik di jalan raya, mengemudikan kendaraan yang hemat bahan bakar juga ada trik dan tipsnya.

Berikut beberapa tips mengemudi hemat bahan bakar :

Selalu Jaga Putaran Mesin

Umumnya, torsi paling efisien mesin berada pada rentang putaran mesin 2.000-3.000 rpm. Lakukan perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu.

Jika putaran mesin terlalu tinggi, maka suplai bensin akan makin banyak. Tapi jika terlalu rendah, butuh injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.

Mengemudilah dengan Cerdas

Jangan biasakan mengemudi dengan agresif. Lebih bijak dalam menginjak pedal gas dapat menghemat bahan bakar.

Saat melaju di jalan tol, usahakan melaju konstan di kecepatan 60-70 km/jam. Ini adalah kecepatan ideal untuk efisiensi bahan bakar.

Menjaga kecepatan mobil tetap konstan di kisaran 60 sampai 70 km per jam saat melaju di jalan raya atau tol membantu menghemat konsumsi bahan bakar pada kendaran.

Jika Anda melaju pada kecepatan 100 km/jam akan menggunakan bahan bakar sekitar 15% lebih banyak ketimbang melaju pada 80 km/jam.

Hindari Injak Gas dan Mengerem Mendadak

Berakselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar juga konstan.

Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal.

Sedangkan mengerem secara berlebihan memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan semula.

Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan jarak pengereman yang memadai.

Gunakan BBM Sesuai Rekomendasi

Banyak mesin mobil yang dapat bekerja baik dengan bahan bakar bernilai oktan yang lebih rendah dari rekomendasi yang diberikan oleh pabrikan mobil bersangkutan. Kecuali jika terdengar knocking.

Tapi performa mesin maupun konsumsi BBM akan membaik jika kita menggunakan BBM dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan.

Boediarto, Head of Technical Service & CS Support Department PT MMKSI mengatakan, upaya menghemat bahan bakar saat berkendara pada dasarnya dipengaruhi oleh berbagai faktor.

“Menghemat penggunaan bahan bakar pada MPV seperti Mitsubishi Xpander bermesin 1.500cc dapat dilakukan dengan menjaga putaran mesin, melaju dengan konstan, dan tentunya dengan menggunakan bahan bakar sesuai nilai oktan yang disarankan pada manual book yaitu bahan bakar minimal RON 90,” ungkap Boediarto.

Dia menjelaskan, dengan pemakaian bahan bakar yang sesuai maka akan menjaga pembakaran pada mesin tetap optimal.

Nyalakan AC Secukupnya

Menyalakan AC membawa konsekuensi meningkatnya beban pada kerja mesin yang dapat meningkatkan konsumsi BBM.

Jika Anda menyalakan AC saat berkendara, hindari menyalakan AC mobil pada posisi yang terlalu dingin.

Cukup jaga suhu kabin di antara 24-27 derajat celcius.

Agar mobil efisien dalam konsumsi bahan bakarnya, usahakan selalu menjaga suhu kabin di posisi 24 sampai 27 derajat celcius.

Saat cuaca panas seperti siang hari, parkirlah mobil di area yang teduh.

Jika Anda ingin kembali mengemudi, bukalah semua kaca mobil untuk mengeluarkan udara panas dari kabin.

Langkah ini dapat mengurangi beban kerja AC untuk mendinginkan kabin.

Jaga Tekanan Ban

Saat akan berkendara, lakukan pengecekan pada kondisi dan tekanan angin padan ban.

Pastikan tekanan angin pada ban sesuai yang direkomendasikan pabrikan seperti tertera di manual book.

Ban yang kurang angin membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.

Sebaliknya, tekanan angin yang berlebihan membuat pengendalian mobil menjadi kurang prima.

Mengecek tekanan ban juga dapat dipantai melalui samping kanan jok pengemudi saat pintu mobil dibuka.

Rencanakan Rutenya

Menentukan rute perjalanan itu penting. Ini akan membantu Anda terjebak kemacetan panjang dan parah di rute yanga akan dilintasi yang artinya juga membuat mobil jadi lebih lama di jalan dan konsumsi bahan bakar jadi lebih banyak.

Hindari jalan macet. Gunakan peta dan GPS untuk membantu Anda memilih jalan yang lebih lengang.

Jika Anda ingin singgah beberapa kali selama perjalanan, upayakan agar rutenya tetap satu arah.

Sumber : tribunnews