Daihatsu Motor Co., Ltd. mengumumkan recall terhadap model Gran Max di Jepang. Recall ini dilakukan karena ditemukan potensi aki lepas saat terjadi tabrakan dari belakang.

Masalah ini diidentifikasi pada Gran Max yang diproduksi antara September 2020 dan Desember 2023. Menurut Daihatsu, braket aki pada model tersebut mungkin tidak cukup kuat untuk menahan aki di tempatnya saat terjadi benturan keras dari belakang. Hal ini dapat mengakibatkan aki lepas dan berpotensi menimbulkan bahaya, seperti korsleting atau kebakaran.

Daihatsu akan mengganti braket aki yang bermasalah dengan model yang lebih kuat dan menambahkan stoper aki pada semua unit Gran Max yang terkena recall. Kampanye recall ini akan dimulai pada 10 Juli 2024 dan ditargetkan akan menjangkau sekitar 559 unit Gran Max di Jepang.

Belum Ada Informasi Recall di Indonesia

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku produsen Gran Max di Indonesia terkait kemungkinan recall di Tanah Air. ADM masih melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan Daihatsu Jepang untuk menentukan langkah selanjutnya.

Konsumen Diminta untuk Memeriksa Kendaraan

Daihatsu menghimbau kepada pemilik Gran Max di Jepang untuk segera memeriksa kendaraan mereka dan mendaftarkan diri untuk mengikuti program recall. Pemilik dapat menghubungi dealer Daihatsu terdekat atau mengunjungi situs web Daihatsu Jepang untuk informasi lebih lanjut.

Potensi Dampak di Indonesia

Meskipun belum ada informasi recall di Indonesia, namun pemilik Gran Max di Tanah Air tetap perlu mewaspadai potensi masalah ini. Jika Anda merasa Gran Max Anda termasuk dalam model yang berpotensi terkena recall, segera hubungi dealer Daihatsu terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Pentingnya Keselamatan Berkendara

Kasus recall ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Produsen otomotif memiliki tanggung jawab untuk memastikan keamanan produk mereka, dan konsumen juga perlu proaktif dalam menjaga kondisi kendaraannya. Dengan mengikuti program recall dan melakukan perawatan rutin, kita dapat membantu mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga keselamatan di jalan raya.

Sumber : cnnindonesia